Setiap malam aku selalu diteror emak-emak dan bapak-bapak yang kebingungan dengan teknis ngeblog. Jam berapapun mereka menggedor WA, aku layani dengan baik.

“Pak, ini gak bisa”.
“Mas, ini kok gini ya?”
“Mas, maaf ganggu, malam-malam gini emak bingung gambarnya kok gak muncul-muncul ya”.
“Pak, saya gak bisa buat blog”.
“Pak, aku pasrah aja deh”.

…dan puluhan keluh kesah lainnya menghujam WA-ku setiap malam.

Covid-19 merepotkan semua negara, termasuk Indonesia. Saat ini Indonesia telah menerapkan ‘”new normal”, yaitu tatanan baru untuk beradaptasi dengan Covid-19. Masyarakat harus berdamai dengan Covid-19. Membiasakan diri untuk hidup sehat,

Makan yang Tidak Membatalkan Puasa Di bulan puasa, banyak sekali orang yang mengunggah makanan di media sosial. Biasanya yang buka bersama keluarga atau hanya sekedar pamer. Ironi ya! Disaat keadaan

Di tengah masa pendemi Covid-19, aktivitas sekolah masih diliburkan hingga akhir Juni. Sebelum diliburkan siswa mengeluh ingin libur. Tetapi setelah mendapat bonus libur dari pemerintah malah ingin masuk lagi. Tengah

Keadaan dunia terdampak Covid-29 masih mengkhawatirkan. Pemerintah Indonesia sudah melakukan langkah-langkah pencegahan dengan solusi terbaik. Meskipun masih banyak yang tidak mengindahkan peraturan pemerintah, masyarakat terus dihimbau agar tetap di rumah.

Belakangan ini dunia digemparkan dengan Virus Corona yang terdeteksi di Kota Wuhan, China. Negara di belahan dunia, seolah memberikan peringatan bahaya virus yang menggemparkan ini. Konon katanya, penyebab virus ini

Sabtu siang, setelah mencuci pakaian, aku segera bergegas untuk pulang ke Subang. Beberapa hari menghirup udara Kota Udang, menyelesaikan tugas yang sempat terbengkalai. Berbekal bahan bakar super penuh. Tanpa khawatir,

Rasanya abang ingin mengakhiri cerita ini Cerita yang tak kunjung kau sudahi Kau selalu berkelit setiap hari Kau anggap abang tak punya hati? Abang lelah, dek. Ingin rasanya sekejap pejamkan

Si Mandja VS Wijaksana Toto Si Mandja adalah nama pena Toto Wijaksana. Ho oh, nama saya sendiri. Nama pena ini berawal dari kesalahan membuat domain blog. Pada akhirnya melekat hingga

DR. KH. Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus adalah Alumnus dan penerima beasiswa dari Universitas Al Azhar Cairo (Mesir, 1964-1970) untuk studi islam dan bahasa arab ini, sebelumnya menempuh pendidikan di SR