50 Tahun Pemberontakan PKI Bag. 3
TotoSiMandja.Com – 50 Tahun Pemberontakan PKI (Gerakan Bela Negara Kabupaten Subang)
Tahun 1945-1965
KRONOLOGIS
21. Tanggal 19 Agustus 1948: PKI Surakarta membuat kerusuhan membakar pameran HUT RI ke-3 di Sriwedari-Surakarta, Jawa Tengah.
22. Tanggal 26-27 Agustus 1948: Konfrensi PKI.
23. Tanggal 31 Agustus 1948: FDR dibubarkan, lalu Partai Buruh dan Partai Sosialis berfusi ke PKI.
24. Tanggal 5 September 1948: Muso dan PKI nya menyerukan RI agar berkiblat ke Uni Soviet.
25. Tanggal 10 September 1948: Gubernur Jawa Timur RM. Ario Soerjo dan dua perwira polisi dicegat massa PKI di Kedunggalar-Ngawi dan dibunuh, serta jenazahnya dibuang ke dalam hutan.
26. September 1948: Dr. Moewardi yang bertugas di Rumah Sakit Solo dan sering menantang PKI diculik dan dibunuh oleh PKI, begitu juga Kol. Marhadi diculik dan dibunuh oleh PKI di Madiun, kini namanya jadi nama Monumen di alun-alun Kota Madiun.
27. Tanggal 13 September 1948: Bentrok antara TNI pro pemerintah dengan unsur TNI pro PKI di Solo.
28. Tanggal 17 September 1948: PKI menculik para Kyai Pesantren Takeran di Magetan. KH. Sulaiman Zuhdi Affandi digelandang secara keji oleh PKI dan dikubur hidup-hidup di sumur pembantaian Desa Koco, Kecamatan Bendo Kabupaten Magetan. Di sumur tersebut ditemukan 108 kerangka jenazah korban kebiadaban PKI. Selain itu, ratusan orang ditangkap dan dibantai PKI di Pabrik Gula Gorang-Gareng.
29. Tanggal 18 September 1948: Kolonel Djokosujono dan Sumarsono mendeklarasikan Negara Republik Soviet Indonesia dengan Muso sebagai Presiden dan Amir Syarifuddin Harahap sebagai Perdana Menteri.
30. Tanggal 19 September 1948: Soekarno menyerukan rakyat Indonesia untuk memilih Muso atau Soekarno-Hatta. Akhirnya, pecah perang di Madiun: Devisi I Siliwangi pimpinan Kolonel Soengkono menyerang PKI dari Timur dan Devisi II pimpinan Kolonel Gatot Soebroto menyerang PKI dari Barat.
Sumber: PCNU Kabupaten Subang

Copyright by: Toto Si Mandja