Biografi Imam Ja’far Ash-Shidiq

Biografi
Toto Si Mandja – Biografi Imam Ja’far Ash-Shidiq
Ja’far Ash-Shadiq adalah Ja’far bin Muhammad al-Baqir bin Ali Zainal Abidin bin Husein bin Ali bin Abi Thalib, suami Fatimah Az-Zahra binti Rasulullah SAW. Beliau dilahirkan pada tahun 80 H. (699 M). Ibunya bernama ummu Farwah binti al-Qasim bin Muhammad bin Abu Bakar As-Siddiq. Pada beliaulah terdapat perpaduan darah Nabi SAW dengan Abu Bakar As-Siddiq ra.

Beliau berguru langsung pada ayahnya, Muhammad al-Baqir di sekolah ayahnya, yang banyak melahirkan tokoh-tokoh besar Islam. Ja’far Ash-Shadiq adalah seorang ulama besar dalam banyak bidang ilmu, seperti ilmu filsafat, tasawuf, fiqh, kimia dan ilmu kedokteran. Beliau adalah imam keenam dari dua belas Imam dalam madzhab Syi’ah imamiyah. Dikalangan kaum sufi beliau adalah guru dan syaikh besar dan dikalangan ahli kimia beliau dianggap sebagai pelopor ilmu kimia.
Ahlusunnah berpendapat bahwa Ja’far Ash-Shidiq adalah seorang mijtahid dalam ilmu fiqih, dan dianggap sudah mencapai tingkat laduni. Dikalangan para syaikh terkemuka Ahlusunnah, beliau juga dianggap seorang sufi, karena pada dirinya terdapat puncak pengetahuan dan darah Nabi SAW yang suci.  Syahrastani mengatakan bahwa Ja’far Ash-Shidiq adalah seorang yang berpengetahuan luas dalam agama, mempunyai budi pekerti yang sempurna serta sangat bijaksana, zahid dari keduniaan, jauh dari segala hawa nafsu. Imam Abu Hanifah berkata: “Saya tidak dapati orang yang lebih faqih dari Ja’far bin Muhammad”.

Copyright by: Toto Si Mandja
Rate this article!
author

Author: 

Tidak ada orang yang bodoh, yang ada orang yang tidak mau belajar.

Related Posts

Comments are closed.