Cadar Versus Konde

Coretan

Mengapa harus bercadar jika pake konde lebih oke

 

Mengapa harus pake gamis jika pakai batik lebih nyentrik

 

Cadar dan Gamis adalah budaya, bukan produk agama

 

Ini adalah Indonesia, negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia

 

Penyebaran Islam melalui akulturasi budaya, bukan melalui Youtube, Facebook apalagi grup WA

 

***

Kadang pemikiran saya nakal juga, seandainya nabi diutus bukan di Arab tapi di Indonesia, apa mungkin nabi pakai sarung, baju batik, peci hitam nasional.

Istrinya pakai sarung kain batik, baju kebaya, kerudung yang hanya menutup kepala saja.

 

Mengapa saya berpikiran seperti itu?

 

Sunan Kalijaga itu ulama, tidak usah meragukan keislamannya

 

Beliau adalah subjek dan objek penyebaran Islam di Jawa

 

Murni menyebarkan agama Islam melalui kebudayaan Indonesia, bukan menyebarkan agama Islam plus dengan budaya Arabnya

 

Belajar dan mengajarkan Islam pada umat, tanpa harus menyerupai ‘kulit’ Islam di tanah Arab dan tetap memertahankan Baju Jawa dan Blangkonnya

 

Coba deh sesekali lihat pagelaran wayang kulit atau wayang golek

 

Isinya apa sih? Substansi Islam juga ko. Justru lebih filosofis dan orang-orang yang menjadi dalang wayang itu bukan orang sembarangan loh

 

Seandainya dulu Sunan Kalijaga mengajarkan Islam melalui wayang kulit, sindennya harus pakai cadar, dalangnya pakai gamis, lucu juga yah?

 

Tapi inilah Indonesia, Islam seperti ini hanya ada di Indonesia

 

Mengajarkan ajaran Islam tanpa harus merusak keindahan keunikan dan keanekaragaman yang sudah ada

 

***

Maafkan aku yang belum ‘hijrah’ ini yah, lebih suka mendengarkan lagu sinden wayang golek daripada lagu-lagu Arab yang gak tau artinya apa.

Tags:
Rate this article!
Cadar Versus Konde,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: 

Tidak ada orang yang bodoh, yang ada orang yang tidak mau belajar.

Related Posts

Comments are closed.