Gowes Malam Tahun Baru Ala Anak Kampung

Coretan

Malam tahun baru entah milik siapa? Dan seharusnya siapa yang harus merayakan. Turut dalam kegembiraan, sekumpulan bocah-bocah ingusan sengaja menghibur diri.
Kepolosan menjadi tameng cemoohan dan keheranan orang. Mengayuh sepeda dari kampung ke kecamatan. Jarak yang ditempuh kurang lebih 10 KM. Untuk ukuran anak remaja lumayan menantang. Apalagi dilakukan pada malam hari dengan keadaan jalan gelap gulita.

Sesekali mata melarak-lirik. Mencari-cari jalan yang tak berlubang. Mengikuti cahaya kendaraan lain yang melintas. Keringat bercucuran tanpa dihiraukan. Yang penting semua senang.

Mengayuh sepeda tanpa henti meskipun kaki tak sampai pedal. Maklum saja, kami tak punya sepeda bagus seperti orang-orang kaya. Pergi membawa sepeda kumbang (ontel)milik orang tua. Mereka taunya jalan-jalan sekitar kampung.

Semangat kami terpompa, ketika melihat ke kiri langit. Terlihat kelap-kelip cahaya kendaraan begitu indah mengelilingi pegunungan. Persis seperti gunung yang diberi lampu hias.

Letih pun mulai terasa. Wajah pucat terlihat tanda kami kehausan. Depan mata pandangan jalan terlalu gulita. Kali ini tak ada cahaya kendaraan yang melintas. Maju gelap, mundur pun gelap. Kami pun kalap seketika. Ketika salah seorang dari kami meneriakan komando, Kabuuuurrrrrr… semuanya balik kanan dan mengayuh sepeda seperti kesetanan.

Namanya juga anak-anak. Saling menakut-nakuti itu udah biasa. Baru diteriaki oleh temennya sendiri malah beneran kabur. Setelah menemukan kembali cahaya terang di depan mata. Sepeda pun melambat. Helaan napas mulai memanjang. Lelah sekali rasanya. Mengayuh sepeda kebut-kebutan gak karuan. Jalan gelap gulita. Karena komando yang gak jelas, cuma nakut-nakutin doang. Huah…

Pulang menuju rumah tertawa-tawa. Membayangkan gimana jadinya kalo tadi salah satu diantara kami yang jatuh. Mungkin antara nolong atau malah kabur lebih cepat mengayuh. Hahahaha tapi semua bayangan itu hilang. Kami semua selamat sampai kembali ke rumah.

Copyright by: Toto Si Mandja
author

Author: 

Tidak ada orang yang bodoh, yang ada orang yang tidak mau belajar.

Related Posts

Comments are closed.