Wisata Rohani di Kota Wali
Cirebon adalah sebuah kota peninggalan para Wali Songo yang populer di tanah Jawa. Hal ini meninggalkan banyak kebudayaan dan keindahan, beberapa diantaranya adalah tempat wisata Plangon, Talun, Gunung Djati, dan masih banyak lagi tempat-tempat wisata yang wajib kita kunjungi ketika singgah di Kota Wali ini.
Wisata Plangon Cirebon
Plangon adalah sebuah tempat wisata rohani yang berada di Desa Babakan Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon. Jangan aneh kalau mampir ke tempat ini, kita akan menemui banyak kera disekitarnya. Konon katanya asal kera tersebut ada sejak dulu dan peliharaan Pangeran Panjunan dan Pangeran Kejaksan. Dahulu saya juga pernah jiarah ke Plangon, hal pertama yang saya temui adalah kera yang bergelantungan, “ko banyak kera ya…”, ternyata memang sudah ada dari dulunya.
Wisata Talun Cirebon
Talun merupakan tempat wisata rohani, alias tempat pemakaman Mbah Kuwu Cirebon Girang, salah seorang pemimpin tertinggi di Cirebon. Cirebon Girang merupaan cikal bakal lahirnya Kesuntanan Cirebon dan salah satu peninggalannya adalah sebuah Mesjid, yang dahulunya berupa mushola. Hal yang kita temui menuju tempat lokasi adalah panorama sebuah mesjid yang terlihat elok diantara sesawahan, dengan warna yang cerah membuat mesjid itu seolah hidup.
Wisata Gunung Djati Cirebon
Gunung Djati merupakan tempat wisata rohani sama halnya dengan Plangon dan Talun. Namun sepertinya objek wisata ini lebih dikenal masyarakat luas karena memang peninggalan dan makan Sunan Gunug Djati (Syarif Hidayatullah). Wisata ini bertempat di Kecamatan Gunung Djati Kabupaten Cirebon. Gaya arsitektur makam Sunan Gunung Djati mengadopsi gaya China, dengan ornamen yang sangat khas dan unik. Banyak keunikan di tempat ini, salah satunya adalah benda-benda antik di sepanjang jalan makam, dan kondisinya masih terawat dengan baik.
Wisatawan Luar Kota Tak Usah Galau
Mengapa wisatawan luar kota harus galau jika tak tahu dimana harus menginap? Sekarang bukan zamannya pesan kamar tidur lewat orang ketiga, sekarang adalah zamannya sudah gaul.

9 thoughts on “Wisata Rohani di Kota Wali

Comments are closed.