Makalah Statistik Pendidikan Tentang Sumber Data, Jenis Data dan Teknik Pengumpulan Data

Makalah
Toto Si Mandja – Makalah Statistik Pendidikan Tentang Sumber Data, Jenis Data dan Teknik Pengumpulan Data


PEMBAHASAN
A.      Sumber Data
Sumber data adalah tempat didapatkannya data yang diinginkan. Pengetahuan tentang sumber data merupakan hal yang sangat penting untuk diketahui agar tidak terjadi kesalahan dalam memilih sumber data yang sesuaidengan tujuan penelitian. Misalnya suatu penelitian tentang beberapa jenis penyakit yang sedang diderita oleh masyarakat di suatu daerah untuk itudilakukan survei didaerah tersebut.
Sumber data terbagi menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder:
1.      Data primeradalah data yang diperoleh peneliti secara langsung(dari tangan pertama). Data primer contohnya adalah datayang diperoleh dari responden melalui kuesioner, kelompok fokus, dan panel,atau juga data hasil wawancara peneliti dengan narasumber.
2.      Data sekunder  adalah data yang diperoleh peneliti dari sumber yang sudah ada. misalnya catatan atau dokumentasi perusahaan berupa absensi, gaji, laporankeuanganpublikasi perusahaan, laporan pemerintah, data yang diperoleh darimajalah, dan lain sebagainya.

B.       Jenis Data
Jenis data secara garis besarnya dapat dibagi menjadi dua macam yaitu data dikhotomi dan data kontinum.
1.      Data Dikhotomi
Data dikotomi disebut: data deskrit, data kategorik atau data nominal. Data ini merupakan hasil perhitungan, sehingga tidak dijumpai bilangan pecahan. Data dikotomi adalah data yang paling sederhana yang disusun menurut jenisnya atau kategorinya. Bila kita telah memberikan nama kepada sesuatu berarti kita telah menentukan jenis atau kategorinya menurut pengukuran kita. Dalam data dikotomi setiap data dikelompokan menurut kategorinya dan diberi angka. Angka-angka tersebut hanyalah label belaka, bukan menunjukan tingkatan (ranking).
Contoh dari data dikotomi sebenarnya antara lain adalah: jenis kelamin umpamanya ada tiga yaitu laki-laki diberi angka 1, banci diberi angka 2 dan perempuan diberi angka 3. Angka 3 pada wanita bukan berarti kekuatan wanita sama dengan tiga kali laki-laki. Demikian pula banci sama dengan dua laki-laki. Tetapi seperti disebutkan tadi bahwa angka-angka tersebut hanyalah label belaka. Banyak contoh-contoh data dikotomi sebenarnya ini seperti macam warna kulit, suku bangsa, bahasa daerah, dan sebagainya.
2.      Data Kontinum
Data kontinum terdiri atas tiga macam data yaitu: data ordinal, data interval, dan data rasio. Ketiga macam data-data  tersebut diuraikan  seperti berikut ini:
a.      Data Ordinal
Data ordinal ialah data yang sudah diurutkan dari jenjang yang palingrendah sampai ke jenjang yang paling tinggi, atau sebaliknya tergantung peringkat selera pengukuran yang subjektif terhadap objek tertentu. Contoh data ordinal adalah: golongan gaji, pangkat,pendidikan mulai Taman Kanak-kanak sampai Perguruan Tinggi, status sosial (tinggi, menengah, dan rendah), Daftar Urutan kepegawaian (DUK), dan sebagainya.
b.      Data Interval
Data interval mempunyai sifat-sifat nominal dari data ordinal. Di samping itu ada sifat tambahan lainnya pada data interval yaitu mempunyai nol mutlak. Akibatnya ia mempunyai skala interval yang sama jaraknya. Pengukuran data interval tidak memberikan jumlah yang absolut dari objek yang diukur. Contohnya: persepsi dan tanggapan.
c.       Data Rasio
Data rasio mengandung sifat-sifat interval, dan selain itu ia sudah mempunyai nilai nol mutlak. Contohnya: berat bdan, tinggi, panjang, atau jarak.
C.    Teknik Pengumpulan Data
1.      Angket
Angket adalah teknik pengumpulan data dengan menyerahkan atau mengirimkan daftar pertanyaan untuk diisi sendiri oleh responden. Responden adalah orang yang memberikan tanggapan atas angket yang diajukan.
2.      Wawancara
Wawancara adalah pengumpulan data dengan mengajukan pertanyaan secara langsung oleh pewawancara kepada responden, dan jawaban-jawaban responden dicatat atau direkam dengan alat perekam.
3.      Observasi
Observasi atau pengamatan  kegiatan adalah setiap kegiatan untuk melakukan pengukuran, pengamatan dengan menggunakan indera penglihatan yang berarti tidak mengajukan pertanyaan-pertanyaan.
4.      Studi dokumentasi

Studi dokumentasi merupakan teknik pengumpulan data yang tidak langsung ditujukan kepada subjek penelitian.Dokumen dapat dibedakan menjadikan dokumena primer ( dokumen yang ditulis oleh orang yang langsung mengalami suatau peristiwa), dan dokumen sekunder (jika peristiwa dilaporkan kepada orang lain yang selanjutnya ditulis oleh orang ini) contohnya otobiografi.
Copyright by: Toto Si Mandja
author

Author: 

Tidak ada orang yang bodoh, yang ada orang yang tidak mau belajar.

Related Posts

Comments are closed.