Mengenal Sosok Mama Pagelaran

Pesantren Pagelaran Subang didirikan oleh KH. Muhyidin atau Mama Pagelaran. Pagelaran 1 Cimeuhmal didirikan tahun 1910, Pagelaran 2 di Cimalaka tahun 1920. Pagelaran 3 di Gardusayang Sukakerti Cisalak tahun 1962.
Siapa Mama Pagelaran itu? Ia adalah kelahiran Garut tahun 1880.

Silsilah keturunan KH.R. Muhyidin adalah:

  1. Ki Gedeng Tapa anak dari Prabu Niskala Wastu Kencana lahir tahun 1371 adalah seorang Mangkubumi Singapura (Giri Amparan Jati Cirebon) yaitu Syahbandar Muarajati di bawah kekuasaan Kerajaan Galuh. Ki Gedeng Tapa nikah dengan Nyai Ratu Karanjang putri Ki Gedeng Kasmaya penguasa Cirebon Girang yang juga sebagai kakak dari Haji Purwa. Ia mempunyai seorang putri bernama Nyi Dewi Subang Larang yang masuk Islam tahun 1418 oleh Syekh Quro atau Syekh Hasanuddin bin Yusuf Sidik berasal dari Campa Vietnam.
  2. Tahun 1422 Subang Larang nikah dengan Raden Pamanah Rasa alias Sri Baduga alias Prabu Siliwangi adalah putra Prabu Dewa Niskala adik dari Niskala Wastu Kencana.

Dalam sejarah nashab Raden Pamanah Rasa adalah:

  1. Sang Bunisora atau Borosngora berputra: Ki Gedeng Kasmaya, Bratalegawa/H. Purwa, dan Mayangsari.
  2. Prabu Niskala Wastu Kencana nikah dengan Mayangsari berputra: Ki Gedeng Surawijaya Sakti dan Ki Gedeng Tapa
  3. Hasil pernikahan Subang Larang dengan Raden Pamanah Rasa berputra: Walangsungsang alias Haji Abdullah Iman, Lara Santang alias Hajjah Syarifah Mudaim, dan Kian Santang alias Haji Mansur atau Sunan Rohmat Suci Godog alias Gagak Lumayung.

Pasca kekuasaan SGD, pengembangan pesantren diteruskan oleh:
Pesantren Pamijahan Tasikmalaya oleh Syekh Abdul Muhyi yg menurunkan Pesant
Para putra Subang Larang dengan Raden Pamanah Rasa melahirkan:

  1. 1. Walangsungsang alias Cakrabuana alias Ki Kuwu Sangkan alias Abdullah Iman mendirikan Pesantren Jalagrahan tahun 1456.
  2. Nyai Lara Santang alias Hajjah Syarifah Mudaim menikah dengan Syarif Abdullah Umadtudin al Khan berputra Syarif Husen dan Syarif Hidyatullah mendirikan Pesantren Sang Ciptarasa tahun 1600.
  3. Kian Santang alias Haji Mansur alias Raja Sengara alias Syekh Sunan Rohmat Suci alias Sunan Godog alias Gagak Lumayung alias Galantang Setra alias Pangeran Gagak Lumiring alias Sunan Bidayah Mendirikan Pesantren Godog Karangpawitan Limbangan Garut yang mengislamkan Raja Balubur Limbangan Prabu Wijaya Kusumah (1525-1575) sehingga menjadi Sunan Pancar adalah putra Sunan Hande Liman Senjaya cucu Prabu Layang Kusumah putra Prabu Siliwangi yang menikah dengan Nyai Halimah alias Nyai Gedeng Kalisapu.

Penyebaran Islam pasca Kiansantang dilanjutkan oleh murid-muridnya seperti:

  1. Santowan Suci Moreja Godog
  2. Sunan Sira Puji Bayongbong
  3. Sunan Batuwangi Singajaya
  4. Syekh Abdul Muhyi Pamijahan Tasikmalaya
  5. Eyang Papak Cianjur
  6. Syekh Fatah Rohmatulloh Samarang Singguru Garut

Syekh Fatah Rohmatulloh adalah putra Dewi Ratu Biru putri Maulana Hasanuddin berputra:

  1. Mama Ajengan Abdul Hal
  2. Embah Ajengan Abdul Kholik alias Mbah Johor Bungbulang
  3. Damang Kartamanggala
  4. R. Kusumah Wangsa
  5. R. Bandu Wangsa
  6. R. Naga yg menurunkan Nyi Mas Enceh
  7. R. Rarimbang
  8. R. Pangumba yg menurunkan R. Holil Aksan Umar Zen
  9. R. Ahmad Arif atau R. Arif atau Narif yang menurunkan KH. R. Muhyidin alias Mama Pagelaran

Toto Si Mandja has written 512 articles

Tidak ada orang yang bodoh, yang ada orang yang tidak mau belajar.