Peluang Usaha Distro di Kota dan Desa

Artikel
Trend T-Shirt (kaos) tanpa kerah akan selalu ada sepanjang zaman. Apalagi jika mengamati tren sekarang ini, yaitu anak-anak muda yang menyukai desain eksklusif sehingga apa yang mereka pakai tidak pasaran. Oleh karena itu, usaha distro (distribution outlet) menjadi berkembang sangat pesat. Teman-teman kreatif kalian di Bandung sudah membuktikannya. Distro menawarkan aneka jenis T-Shirt eksklusif dengan beragam warna, desain dengan gambar tokoh kartun lucu, band idola, atau gambar-gambar lainnya.

Modal untuk memulai bisnis ini sebenarnya tidak begitu besar. Dengan modal di bawah 7 juta rupiah, kita dapat menemukan beberapa penyedia produk yang menawarkan paket usaha lengkap, yaitu terdiri atas 1 unit mesin hot press, 1 unit printer sistem infus, tinta sublime, kertas  inkjet, dan 1 lusin kaos poliester. Usaha ini namanya sablon digital. Cara ini sangat disukai karena prosesnya sangat cepat tanpa berurusan dengan alat sablon manual. Coba deh jika kita menggunakan sablon manual, aduh pasti kotor belepotan kemana-mana ya.

Apa yang kalian butuhkan? Kamu hanya butuh kesungguhan, kreativitas, dan tentunya menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Kita perlu memahami cara berkreasi menggunakan perangkat lunak desain grafis, misalnya Adobe Photoshop dan CorelDraw. Hal lain yang perlu kita pikirkan adalah strategi pemasaran. Misalnya, menawarkan produk pada teman, membuka toko sendiri, atau kalau tidak cukup modal kita dapat menjualnya di internet dengan membuat web store (toko online).

Kekurangan usaha ini, sablon digital kurang cocok pada bahan katun, padahal bahan katun sangat nyaman untuk digunakan. Hal ini karena terkadang warna yang dihasilkannya kurang kontras. Karena itu, kalian dapat mengombinasikannya dengan sablon manual untuk menghasilkan desain kaos yang bagus dan enak dipakai. Selain itu kualitas distro kurang cocok jika dipasarkan di daerah perdesaan, karena masyarakat perdesaan tingkat ekonominya menengah kebawah, kecuali beberapa saja yang mengerti kualitas distro. Berbeda dengan masyarakat perkotaan yang royal dan secara ekonomi lebih tinggi. Bagiamana? Tertarik?

Copyright by: Toto Si Mandja
Rate this article!
author

Author: 

Tidak ada orang yang bodoh, yang ada orang yang tidak mau belajar.

Related Posts

Comments are closed.