Pemikiran Aneh

Coretan
Aku adalah sedikit dari orang-orang yang tak dibutuhkan. Perbedaan yang membedakan aku dengan mereka. Persamaan adalah sebuah keharusan. Tapi aku tak mau sama dan disamakan. Karena aku istimewa bagi diriku sendiri.Kadang pemikiran yang nyeleneh, mereka anggap aneh. 
Pemikiran transformatif, malah dianggap fiktif. Pemikiran inovatif, malah dianggap primitif. Aku adalah puncak kendali suatu kemajuan. Pemikiran konstruktif yang fundamental, kadangkala ditolak mentah-mentah dengan alasan yang sangat konyol. Aku kira setelah menolak akan ada alternatif yang lebih baik, nyatanya tidak. Omong kosong.

Seringkali menawarkan kemajuan, tapi seringkali dialihkan dengan jawaban-jawaban yang tidak menyenangkan. Terlalu menunda waktu untuk sebuah kemajuan. Waktu terbuang sia-sia, bukankah sebuah pesawat bisa terbang karena gabungan dari berbagai komponen? Kemajuan pun sama.


Tak bisa sebuah pesawat hanya mengandalkan seorang pilot saja. Bukankah membutuhkan co-pilot, pramugari dan awak lainnya? Itu artinya sekecil apapun peran seseorang dan pemikirannya, pasti akan memberikan kontribusi. Tidak semua pesawat yang selamat sampai tujuan diklaim hanya karena seorang pilot yang hebat. Impossible!
Ingin rasanya mengobrak-abrik pemikiran mereka yang kaku. Suku kata “K-A-M-U” tak melulu harus dirangkai KAMU, bisa juga menjadi KUMA-KUMA (kunyit), KAUM (golongan), AMUK (rusuh), MUKA (wajah) dan MUAK (jemu). Jika memang banyak yang lebih bervariatif, mengapa harus berkutat dengan pemikiran yang kolot itu-itu saja.

Variasi tadi menganalogikan bahwa dari berbagai kepala yang ada, memiliki pemikiran yang
berbeda-beda. KAMU kadangkala terpikirkan oleh semua orang, artinya kata KAMU sudah biasa. Jika ada orang yang menemukan kata selain KAMU, misalnya seperti diatas, itu artinya orang tersebut memikirkan apa yang tidak orang lain pikirkan. Bukankah orang yang seperti itu mahal? Bisa memecahkan masalah dalam kebuntuan pemikiran.

Copyright by: Toto Si Mandja
Rate this article!
Pemikiran Aneh,5 / 5 ( 1votes )
author

Author: 

Tidak ada orang yang bodoh, yang ada orang yang tidak mau belajar.

Related Posts

Comments are closed.