Puisi Langit Tersendu

Toto Si Mandja – Puisi Langit Tersendu

Sepertinya langit sedang belajar tegar
Dia tak mau meneteskan air mata meski ia tersendu
Atau dia hanya memberikan harapan palsu pada Hamba Tuhan
Rasanya, para hamba itu senang melihat langit menangis

Bosan setiap hari mendengarkan langit merengek-rengek seperti anak kecil
Apa dia juga punya keinginan seperti para hamba Tuhan?
Atau dia hanya menunjukan kalau selama ini dia ingin diperhatikan
Ah aneh, seperti perempuan saja

Siang, dia tampak cerah dengan segala keceriaannya
Tapi malam dia selalu saja murung tanpa bintik-bintik cahaya kecil
Wah, jangan-jangan bumi yang buat dia sedih
Atau entahlah, bumi hanya diam membisu

Copyright by: Toto Si Mandja