Sayangilah Email Sebagaimana Dia Menyayangimu

Coretan, Tips

Semalam (01/01) soulmate saya baru saja kehilangan akun facebook. Padahal hal sepele, gara-gara update status terlalu lama ngetik sehingga sesinya habis. Tak lama kemudian mendadak logout. Setelah login kembali ternyata sudah tidak bisa. Keterangan yang muncul adalah kata sandi Anda telah diganti 1 menit yang lalu.

Menyebalkan memang.

Saya sering berhadapan dengan kasus-kasus seperti ini. Dari mulai akun facebook lupa kata sandi hingga dihack dan semacamnya lah. Ternyata keamanan facebook sekarang sangat ketat sekali. Bahkan yang punya akunnya pun jika tidak mempunyai akses ke email atau nomor ponsel sendiri, akunnya terancam terkunci.

Sedikit panik, saya coba bantu dengan kemampuan yang saya bisa.

Saya tanya padanya,
“apakah nomor ponsel sudah dimasukan ke akun?”, tanya saya memastikan.

“ada.” jawabnya singkat.

Saya coba cek di pencarian dan di profilnya, ternyata nomor yang tercantum di halaman tentang, bukan di informasi kontak pribadi. Sehingga meskipun tercantum tetap tidak bisa menjadi alternatif membuka akun.

Lanjut saya tanya kembali,
“kata sandi emailnya apa?”

Dia terdiam sejenak.

Saya membuka laman yahoo mail, dan memasukan email miliknya.

Saya terkejut ketika akun email yang diketikkan tidak dikenali. Ko bisa yah?

Saya coba lagi beberapa kali dan lebih teliti huruf demi huruf di email itu. Tapi tetap akun email tidak dikenali.

“waduh, ciloko iki”, gumam saya dalam hati.

“bisa-bisa tidak bisa dibuka lagi akunnya nih”, lirih saya dengan nada pesimis.

Entah apa yang menyebabkan akun facebook miliknya seperti itu. Katanya dia sudah dua kali mengalami seperti itu. Kalaupun dihack atau dibajak, si pembajak pun harus bisa akses emailnya, tapi di yahoo justru tidak dikenali. Akses ke nomor ponsel pun tidak ada.

Asumsi saya, ini kemungkinan kesalahan manusia (human error), atau entah apalah.

Sampai saat ini akun tersebut sulit untuk diidentifikasi dan dibuka kembali.

Saran saya untuk warganet nih, mohon dicatat.

1. Beralihlah dari email yahoo ke email gmail sekarang juga.

Apa alasannya?

Pengguna yahoo banyak dirugikan dengan penghapusan akun email tanpa pemberitahuan. Lebih parahnya lagi, ketika kita hendak login, tiba-tiba akun email sudah tidak dikenali alias sudah terhapus.

Buktinya mana?

Noh saya udah nyoba sendiri, memasukan email teman saya yang dipakai di facebook, dan benar-benar tidak dikenali.

Jika Anda penasaran silakan cari di mbah google dan masukan kata kunci “EMAIL AKTIF AKUN YAHOO TIDAK DIKENALI”.

2. Mulai sekarang pilihlah email utama Anda di gmail. Email utama ini akan menjadi email induk segala akun yang Anda punya.

Jangan sampai lupa email atau kata sandinya. Buatlah username dan kata sandi semudah mungkin Anda ingat tapi susah ditebak orang lain.

Cek secara berkala email Anda untuk memastikan bahwa google mencium gelagat email Anda. 1 bulan sekali juga cukup ko.

Biasanya kalau orang penting atau pebisnis dan sebagainya sering pakai email untuk mengecek transaksi atau hanya sekedar kontak pribadi. Jadi siklus membuka email jadi sering.

Jangan lupa, setelah Anda memilih email induk, masukan nomor ponsel aktif Anda untuk identifikasi atau verifikasi ketika sewaktu-waktu akun email Anda tidak bisa diakses.

Awas loh yah, nomor ponsel aktif, jangan yang sudah terblokir atau hilang. Nanti susah lagi verifikasinya.

Saya memiliki lebih dari 5 email, tapi tidak satu pun akun yang lupa kata sandinya. Untuk mengamankan akun, biasanya saya pun memasukkan nomor ponsel dan email utama tadi untuk verifikasi sewaktu-waktu email tidak bisa diakses.

3. Ganti email di semua akun media sosial atau akun apapun yang Anda punya dengan emaik induk yang tadi sudah dipilih.

Alasannya simpel, untuk memasukan identifikasi satu pintu ke email induk.

Jika belum diganti, maka kesalahan yang sama akan terjadi seperti kasus di atas.

Terakhir, email itu adalah kunci rumah. Jadi jangan sampai hilang atau rusak. Jika hilang atau rusak tahu sendirikan konsekuensinya?

Rawat dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kalian. (eh, lebay banget ya haha)

Tags:
author

Author: 

Tidak ada orang yang bodoh, yang ada orang yang tidak mau belajar.

Related Posts

One Response

  1. author

    ratih setiawatiJanuari 6, 2019 at 5:23 am

    Good…