Sejarah, Pengertian, Manfaat dan Dampak Negatif Internet

Artikel, Sejarah
Istilah internet mungkin sudah akrab dan tidak asing lagi di telinga kalian saat ini. Internet dapat membantu kalian dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah dan kantor. Segala informasi dapat kalian peroleh dari internet. Berkomunikasi secara langsung dengan teman yang ada di luar kota atau luar pulau bahkan melewati benua atau samudra dapat kalian lakukan dengan mudah dalam hitungan detik, melalui internet. Peristiwa-peristiwa mutakhir di seluruh penjuru dunia dapat kalian ikuti dan ketahui juga melalui  internet. Jadi, apa internet itu? Mengapa internet begitu sangat membantu dalam aktivitas manusia? Penasaran? Mari, mengenal lebih jauh tentang internet.
A.    Sejarah Internet
Sebelum mengenal apa itu internet, ada baiknya kalian mengetahui sejarah munculnya internet. Pada awalnya internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk  jaringan, keandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/
Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat  (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan. Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan tiga situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah menjadi dua, yaitu “MILNET” untuk keperluan militer dan “ARPANET” baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi internet.
Bagaimana sejarah internet di Indonesia?
Jaringan Intranet di kampus-kampus merupakan kunci awal perkembangan internet di Indonesia. Sebelum ada sambungan ke internet sudah ada jaringan komputer di lingkungan terbatas yang dikenal sebagai Local Area Network (LAN) di sejumlah lembaga pendidikan dan lembaga pemerintahan di Indonesia.
Pada era 1980 sampai menjelang pertengahan tahun 1990-an, di kalangan pendidikan tinggi (universitas) dengan para  stake holders yang terdiri atas para akademis, mahasiswa, dan ilmuwan telah timbul inisiatif untuk mengembangkan berbagai kegiatan seputar teknologi komputer dan radio yang semula hanya merupakan hobi, kegiatan amatir, maupun bagian dari proses pendidikan mereka di perguruan tinggi menjadi suatu media telekomunikasi yang akan memudahkan pertukaran data dan informasi, tidak hanya dalam lingkungan kampus atau lembaganya saja, namun mereka pun telah memiliki imajinasi bahkan keinginan untuk mengembangkan suatu jaringan atau network antarkampus dan bahkan antarnegara.
Hal tersebut dimulai dengan berbagai penelitian di lembaga-lembaga pendidikan dan lembaga pemerintahan dengan bidang kerja yang berhubungan dengan teknologi telekomunikasi khususnya komputer dan networkingnya, ditambah dengan adanya  transfer of technology dari sejumlah akademis selepas studi ataupun penelitian mereka di luar negeri, di mana teknologi jaringan komputer sudah mulai berkembang.
B.     Pengertian Internet dan Intranet
Internet dan intranet mungkin sudah digunakan sebagian dari kita semua dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari. Tetapi, ternyata banyak dari kita yang belum tahu secara pasti apa itu internet dan intranet. Istilah internet berasal dari bahasa Latin “inter” yang berarti “antara”. Secara kata per kata, internet berarti jaringan antara atau penghubung. Internet sendiri singkatan dari kata “interconnection networking” yang mempunyai pengertian hubungan komputer dengan berbagai tipe yang membentuk sistem jaringan yang mencakup seluruh dunia (jaringan komputer global) melalui jalur telekomunikasi seperti telepon, radio link, satelit, dan sebagainya. Jadi, internet merupakan sekumpulan komputer yang terhubung menjadi satu dalam sebuah jaringan komputer yang berada di seluruh dunia tanpa mengenal batas teritorial, hukum, dan budaya sebagai sarana berkomunikasi dan menyebarkan informasi.Oleh karena internet merupakan sebuah jaringan, maka sebuah komputer yang terhubung dengan internet akan  terhubung dengan komputer yang berada di seluruh dunia. Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini digunakan protokol yaitu TCP/IP.
TCP (Transmission Control Protocol) bertugas memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar. Adapun IP  (Internet Protocol) secara umum berfungsi memilih rute terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat digunakan, mengatur, dan mengirimkan paket-paket pengiriman data. Dengan demikian, komputer yang terhubung dengan jaringan internet akan dapat mengakses berbagai informasi secara gratis dengan jumlah yang tidak terbatas. Internet dapat dikatakan sebagai sumber data dan informasi serta sarana pertukaran data dan informasi tanpa adanya jarak fisik dari komputer dan dalam waktu yang sangat cepat. Dengan adanya internet, memungkinkan setiap orang dapat mengakses informasi yang tersimpan di dalam komputer di belahan dunia yang lain. Selain itu, kita dapat saling bertukar informasi secara global di seluruh dunia tanpa batas institusi, dimensi ruang, dan waktu.
Selain internet, ada juga sistem komunikasi jaringan yang bersifat lokal, mirip dengan internet, yaitu intranet. Intranet (Intraconnected Network) merupakan perkembangan dari LAN (Local Area Network) dengan mengadopsi teknologi internet. Intranet merupakan sebuah jaringan khusus dengan sistem dan prinsip yang sama dengan internet. Intranet dapat dikatakan merupakan internet yang dibuat dalam lingkup lokal. Intranet biasanya digunakan oleh perusahaan, lembaga pendidikan, organisasi, dan lain-lain. Misalnya, jaringan komputer PT Telkom seluruh Indonesia. Intranet berfungsi mengomunikasikan komputer satu dengan yang lain, persis seperti internet tetapi layanannya terbatas, tidak seluas dan seberagam di internet.
Intranet juga menggunakan protokol TCP/IP. Protokol ini memungkinkan suatu komputer mengirim dan memberi alamat data ke computer lain sekaligus memastikan pengiriman data sampai tujuan tanpa kurangapa pun. Di Indonesia intranet telah digunakan oleh beberapa perusahaan, walaupun terbatas pada perusahaan komputer, dan industri besar lainnya.
C.    Manfaat dan Dampak Negatif Internet
Internet sebagai suatu teknologi telah tumbuh dan berkembang demikian besar sebagai alat informasi dan komunikasi. Internet telah memberi banyak sekali manfaat dan kemudahan bagi penggunanya yang meliputi berbagai kalangan, mulai dari pelajar dan mahasiswa, para pendidik, pengelola perpustakaan, pemerintah, dokter, para investor, dan sebagainya. Hampir semua profesi tersebut sangat dibantu dengan adanya teknologi internet. Apa saja manfaat internet bagi semua kalangan?
1. Manfaat Internet
Dahulu internet hanya dapat digunakan oleh kalangan tertentu saja dan dengan komponen tertentu pula. Tetapi saat ini orang yang berada di rumah pun bisa terhubung ke internet dengan menggunakan modem dan jaringan telepon. Penggunaan internet telah masuk dalam semua aspek kehidupan seperti ekonomi, sosial, keagamaan, bahkan hiburan.
Berikut beberapa manfaat dari penggunaan internet di beberapa bidang.
a.       Bidang Pendidikan
Di bidang pendidikan, internet memungkinkan kita untuk mendapatkan banyak referensi keilmuan dari perpustakaan maya (library online) yang ada di internet dan sebagai media pembelajaran secara online. Contohnya belajar jarak jauh dengan menggunakan  teleconference internet  (e-learning).
b.      Bidang Ekonomi dan Bisnis
Di bidang ekonomi dan bisnis, internet hadir dengan istilah e-commerce. Dengan adanya e-commerce, kegiatan perdagangan, jual beli, promosi, dan sebagainya dapat dilakukan melalui internet tanpa harus bepergian. Contohnya, bila kalian ingin membeli buku referensi atau buku teks pelajaran, kalian tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke toko bukunya. Sekarang ada toko buku online yang bisa kalian kunjungi di internet. Dengan membuka alamat website toko buku yang dimaksud, kalian tinggal mencari buku yang diperlukan dan melihat harga yang tercantum, lalu memesannya.
c.       Bidang Pemerintahan
Di bidang pemerintahan, internet hadir dengan istilah e-government.Dengan adanya  e-government, pemerintah dapat dengan mudah memberikan informasi dan layanan kepada masyarakat secara maksimal, dan juga dapat digunakan untuk saling mempererat hubungan pemerintahan antarnegara.
d.      Bidang Sosial
Internet di bidang sosial dapat digunakan untuk memberikan informasi mengenai berbagai macam kegiatan sosial yang telah, sedang, dan akan dilaksanakan dan juga dapat digunakan untuk membantu penggalangan dana untuk kegiatan sosial.
e.       Bidang Keagamaan
Internet dalam bidang keagamaan dapat digunakan untuk sarana diskusi, tanya jawab masalah agama, berbagi ilmu agama, dan sebagainya.
f.       Sarana Bersosialisasi dan Mencari Sahabat
Pengguna internet dapat menjalin komunikasi dengan rekan-rekannya di segala penjuru dunia dalam waktu singkat dan biaya murah melalui fasilitas e-mail dan chatting melalui berbagai situs yang ada seperti www.yahoo.com, www.facebook.com, www.twitter.com, dan sebagainya.
g.       Sarana Hiburan
Internet menyediakan banyak fasilitas pilihan seperti permainan atau games, musik, video, dunia entertainment, dan sebagainya. Sementara itu, pemanfaatan intranet memberikan beberapa keuntungandari beragam sudut pandang, terutama dalam menunjang perkembangan sebuah organisasi yang memanfaatkan jaringan intranet. Berikut ini beberapa keuntungan sebuah organisasi yang memanfaatkan jaringan intranet.
1)   Produktivitas kerja, dengan adanya intranet dapat membantu para pekerja alam suatu organisasi untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan mereka untuk menunjang peran dan tanggung jawabnya masing-masing.
2) Pemanfaatan waktu, melalui intranet pegawai organisasi dapat memperoleh akses informasi kapan pun sehingga terjadi efisiensi waktu. Organisasi juga dapat memberikan informasi setiap saat secara aktual.
3)  Komunikasi, adanya intranet dapat memudahkan komunikasi antarbagian, baik secara horizontal atau vertikal dalam organisasi.
4)  Operasi dan manajemen, intranet dapat digunakan untuk mendukung operasi dan keputusan dalam bisnis baik secara internal maupun antarorganisasi.
5)  Melalui intranet dihimpun seluruh informasi tentang organisasi sehingga meningkatkan efisiensi akses informasi organisasi.
6)  Kerangka perubahan budaya kerja, melalui intranet pegawai-pegawai organisasi dapat terhubung dan bekerja sama dalam dunia maya sehingga memungkinkan munculnya pemikiran atau ide untuk pengembangan organisasi.
7)    Sistem intranet menunjang keterpaduan kemampuan  e-mail internal dan eksternal.
2. Dampak Negatif Internet
Kehadiran internet diakui membawa banyak manfaat dan kemudahan namun tidak bisa dipungkiri adanya “efek negatif”. Dampak negative internet dapat dilihat di bawah ini.
a.        Pornografi
Internet sering dikatakan identik dengan pornografi. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang dimiliki internet, pornografi pun merajalela. Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal. Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen browser melengkapi program mereka dengan kemampuan untuk memilih jenis homepage yang dapat diakses.
b.      Violence and Gore
Kekejaman dan kesadisan di internet banyak ditampilkan, karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatas, maka pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjual situs-situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.
c.        Penipuan
Internet pun tidak luput dari serangan penipuan, seperti perilaku dan ulah cracker, manipulasi data, dan lain-lain. Cara terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau mengonfirmasi informasi yang didapat pada penyedia informasi tersebut.
d.       Carding
Cara belanja dengan menggunakan credit card adalah cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat terbuka, para penjahat mampu mendeteksi adanya  transaksi yang menggunakan kartu kredit online dan mencatat kode kartu yang digunakan. Selanjutnya, mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka
e.       Perjudian
Dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempat khusus untuk memenuhi keinginannya. Kalian perlu menghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dari pengunjungnya. Sekarang ini banyak situs yang menyediakan perjudian seperti Cassino, Black Jack, dan sebagainya.
Sumber: Handbook TIK

Copyright by: Toto Si Mandja
author

Author: 

Tidak ada orang yang bodoh, yang ada orang yang tidak mau belajar.

Related Posts

Comments are closed.